Kejujuran dan Keikhlasan akan membuat kita menjadi lebih baik

clock

About Me

My Photo
Achmad Ariyanto Hariman
Tangerang, Banten, Indonesia
I wish that I can be a good friends for everyone, please remind me if I have mistakes to you
View my complete profile

Blog Archive

I'm a member of









Theme Created by Achmad Ariyanto Hariman. Powered by Blogger.

Hit Counter

Saturday, October 30, 2010

PostHeaderIcon Nilai diri kita

Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalu menghampiri mereka, dan berkata:
“Siapa diantara kalian yang mau uang Rp 100.000!!” 
Semua anak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangan sambil memasang muka manis penuh senyum dan harap. Kakek lalu berkata,
“Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian semua melihat ini dulu.”

Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh. Di remasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya

“Siapa yang masih mau dengan uang ini lusuh ini?”
Anak-anak itu tetap bersemangat mengacungkan tangan.
“Tapi,, kalau kakek injak bagaimana? “
Lalu, kakek itu menjatuhkan uang itu ke pasir dan menginjaknya dengan sepatu. Di pijak dan di tekannya dengan keras uang itu hingga kotor. Beberapa saat, Ia lalu mengambil kembali uang itu. Dan kakek kembali bertanya,
“Siapa yang masih mau uang ini?”
Tetap saja. Anak-anak itu mengacungkan jari mereka. Bahkan hingga mengundang perhatian setiap orang. Kini hampir semua yang ada di taman itu mengacungkan tangan.

(diambil dari www.resensi.net)

***********************************************************************************
Sekarang saya akan mencoba membahas sedikit makna yang dapat kita ambil dari cerita tersebut.

Apapun yang dilakukan oleh kakek terhadap uang tersebut, diremas dan diinjak anak-anak tetap masih menginginkan uang tersebut, mengapa??? apapun yang kakek tersebut lakukan uang itu tetap bernilai Rp 100.000

Seringkali dalam hidup kita, kita merasa tertekan, tidak berarti, tidak tahan dengan apa yang ada di sekeliling kita. Kita juga sering mengeluh dengan ujian yang diberikan oleh Allah swt kepada kita, padahal sesungguhnya Allah tidak akan pernah memberikan ujian jika kita tidak sanggup menerima ujian tersebut. Kita juga sering merasa tidak berguna, tidak berarti dimata orang lain, kita merasa diacuhkan, dikucilkan dan tidak diperdulikan oleh orang-orang disekitar kita

Namun, ingatlah dan percayalah apapun yang telah terjadi dan akan terjadi kita tidak akan pernah kehilangan nilai diri kita di mata Allah swt. Bagi-Nya meskipun kita merasa tidak berarti, tertekan, dll. Allah akan selalu memaafkan kesalahan kita

Nilai dari diri kita di mata Allah swt tidak muncul dari penampilan luar kita (badan, harta, status, dll) tapi itu semua terlihat dari akhlak dan tingkah laku kita, meskipun dalam hidup kita dipenuhi oleh ketidak-adilan jika kita tetap mempunyai akhlak dan tingkah laku yang baik, maka nilai diri kita akan tinggi di mata Allah swt.

Sekian cerita dari saya, semoga dapat bermanfaat dan kita semua dapat mengambil sesuatu dari cerita tersebut
Terima Kasih

2 Comment(s):

Harits Mugni N said...

Coomment gan ! !

Achmad Ariyanto Hariman said...

@harits wkwkwk w udah comment tuh di blog lu...

Post a Comment

This Month Most Popular Post

My Blog List